|
Christmas Short Stories
Jingle bells, jingle bells | Merry Christmas | Secret Santa Claus| God's Shepherd, about one of the original Bethlehem shepherd boys | The story of silent night, stille nacht | Christmas Song | White Christmas | Soulful Christmas.
Ajarilah Anak-anak Arti Natal yang Sebenarnya
Satu minggu sebelum Natal, saya kedatangan tamu. Begini ceritanya, Saya
sedang bersiap-siap untuk tidur ketika terdengar suara berisik di ruang
tamu. Saya membuka pintu kamar Dan saya amat terkejut, sinterklas tiba-tiba
muncul dari balik pohon natal.
Sinterklas tidak tampak gembira seperti biasanya malahan saya pikir saya
melihat air Mata disudut matanya."Apa yang sedang anda lakukan?" saya
bertanya." Saya datang untuk mengingatkan kamu... AJARILAH ANAK-ANAK!" kata
Sinterklas. Saya menjadi bingung apa yang dimaksudkannya?
Kemudian dengan satu gerak cepat Sinterklas memungut sebuah tas mainan dari
balik pohon. Sementara saya berdiri dengan bingung, Sinterklas
berkata,"Ajarilah anak-anak! Ajarilah mereka arti natal yang sebenarnya,
arti yang sekarang ini telah dilupakan oleh banyak anak".
Sinterklas merogoh kedalam tasnya Dan mengeluarkan sebuah POHON NATAL mini
"Ajarilah anak-anak bahwa pohon cemara senantiasa hijau sepanjang tahun,
melambangkan harapan abadi seluruh umat manusia, semua ujung daunnya
mengarah keatas, mengingatkan Kita bahwa segala pikiran Kita di masa Natal
hanya terarah pada surga."
http://www.gsn-soeki.com/wouw/
Kemudian IA memasukan tangannya kedalam tas Dan mengeluarkan sebuah BINTANG
cemerlang "Ajarilah anak-anak bahwa bintang adalah tanda surgawi akan janji
Allah berabad-abad yang silam. Tuhan menjanjikan seorang Penyelamat bagi
dunia, Dan bintang adalah tanda bahwa Tuhan menepati janji-Nya."
Ia memasukkan tangannya lagi kedalam tasnya Dan mengeluarkan sebatang LILIN
"Ajarilah anak-anak bahwa kristus adalah terang dunia, Dan ketika Kita
melihat terang lilin, Kita diingatkan kepada-Nya yang telah mengusir
kegelapan"
Sekali lagi IA memasukkan tangannya ke dalam tasnya, mengeluarkan sebuah
LINGKARAN lalu memasangnya di pohon natal,"Ajarilah anak-anak bahwa
lingkaran melambangkan Cinta Sejati yang tak akan pernah berhenti. Cinta
adalah kasih sayang yang terus-menerus tidak hanya saat Natal , tetapi
sepanjang tahun."
Kemudian dari tasnya IA mengeluarkan hiasan SINTERKLAS."Ajarilah anak-anak
bahwa saya, Sinterklas, melambangkan kemurahan hati Dan segala niat baik
yang Kita rasakan sepanjang bulan Desember."
Selanjutnya IA mengeluarkan sebuah HADIAH Dan berkata,"Ajarilah anak-anak
bahwa Tuhan demikian mengasihi umatnya sehingga Ia memeberikan anaknya yang
tunggal...."
"Terpujilah Allah atas hadiah-Nya yang demikian mengagumkan itu. Ajarilah
anak-anak bahwa para majus datang menyembah sang bayi kudus Dan
mempersembahkan emas, kemenyan Dan mur. Hendaklah Kita memberi dengan
semangat yang sama dengan para majus."
Sinterklas kemudian mengambil tasnya, memungut sebatang PERMEN coklat
berbentuk tongkat Dan menggantungkannya di pohon Natal ."Ajarilah anak-anak
bahwa batangan permen ini melambangkan para gembala. Sekali waktu seekor
domba berkelana pergi meninggalkan kawanannya Dan tersesat maka gembala
datang Dan menuntun mereka kembali. Batang permen ini mengingatkan Kita
bahwa Kita adalah penjaga saudara-saudara Kita, sekali waktu orang-orang
yang telah lama pergi meninggalkan geraja membutuhkan pertolongan untuk
kembali ke pangkuan Gereja. Selayaknyalah Kita berdaya supaya untuk menjadi
gembala-gembala yang baik Dan menuntun mereka pulang kerumah."
http://www.gsn-soeki.com/wouw/
Ia memasukan tangannya lagi kedalam tas Dan mengeluarkan sebuah boneka
MALAIKAT." Ajarilah anak-anak bahwa para malaikatlah yang mewartakan kabar
sukacita kelahiran Sang Penyelamat. Para malaikat itu bernyanyi,"Kemuliaan
bagi Allah di surga Dan damai di bumi bagi manusia." Sama seperti para
malaikat di Betlehem, Kita patut mewartakan kabar gembira tersebut kepada
keluarga Dan teman-teman: Immanuel - Tuhan beserta Kita!
Sekarang Sinterklas kelihatan gembira. Ia memandang saya Dan saya melihat
matanya telah bersinar kembali. Ia berkata,"Ingat, ajarilah anak-anak arti
Natal yang sebenarnya. Jangan menjadikan saya pusat perhatian karena saya
hanyalah hamba dari Dia yang adalah arti Natal yang sebenarnya -
Immanuel -Tuhan beserta Kita. Kemudian, secepat datangnya, Sinterklas
tiba-tiba pergi.
Dan seperti biasa - Sinterklas telah datang untuk membawa hadiah bagi saya
Dan anak-anak saya - suatu hadiah yang luar biasa. Sinterklas telah membantu
saya mengingat kembali arti Natal yang sebenarnya - Dan arti kedatangan
Yesus ke dunia. Dan saya tahu, bagi saya Dan anak-anak, Natal ini akan
menjadi Natal yang terindah - karena IMMANUEL ~ Tuhan beserta Kita!
(Indra)
Christmas Photo
Christmas Song
Greeting e-Cards
White Christmas Tree
Free Greeting e-Cards:
|
|
|
Christmas Articles:
Browse the web faster
Christmas Short Stories
Christian Articles
Greeting e-Cards
|
|