|
Easter Short Stories
What is the meaning of Easter?
While the focus was once on Easter Sunday, now it is on the Easter Bunny. But Easter Sunday is much more than a day of colorful plastic eggs and chocolate bunnies; it is in fact a day that left the world forever changed.
It had been three days since Jesus had received the death penalty by popular vote. His friends and followers were devastated, as they had come to believe that He was not just an ordinary man, but the Son of God. He had performed miracles, healed every disease, and even brought a man back from the dead.
On that third day—the day we now celebrate as Easter Sunday—His friends went to His grave, but instead of finding His body, they found an open tomb with no body in it. In fact, what they saw was an angel who told them, “Don’t be afraid! I know you are looking for Jesus, who was crucified. He isn’t here! He has been raised from the dead, just as He said it would happen” (Matthew 28:5, 6).
Jesus rose from the dead on Easter Sunday; now He offers to you the gift of eternal life and forgiveness of sins. This is the true story of Easter, and this salvation is for you. GOD loves YOU!
APA ITU JALAN SALIB?
Sejak abad pertama umat Kristiani telah mengadakan ziarah ke tanah kelahiran Yesus. Santa Helena, ibunda Raja Konstantin,
melakukan ziarahnya yang terkenal itu pada abad ke-4 dalam usahanya untuk mengenali dari dekat tempat Yesus dilahirkan, wafat
dan dimakamkan. Untuk jangka waktu yang pendek, yaitu setelah tahun 1199 ketika tentara-tentara Perang Salib berhasil
menguasai Yerusalem dan wilayah sekitarnya, ziarah dapat dilakukan tanpa kesulitan. Tetapi sejak tahun 1291 setelah mereka
kehilangan kekuasaan mereka atas daerah tersebut, ziarah menjadi lebih berbahaya dan mahal. Ibadat Jalan Salib bertujuan
untuk menghadirkan Tanah Suci baik bagi mereka yang tidak dapat berziarah ke sana maupun bagi mereka yang sudah berziarah ke
sana.
Fransiskus dari Asisi mempunyai dua devosi yang amat mendalam yaitu Inkarnasi Yesus dan Sengsara Yesus, masing-masing
dilambangkan dengan buaian dan salib. Para biarawan Fransiskan mempopulerkan devosi Jalan Salib sejak abad ke-14. Umat
membuat perhentian-perhentian kecil di dalam gereja, kadang-kadang dibangun juga perhentian-perhentian yang besarnya seukuran
manusia di luar gereja. Segera saja, hampir semua gereja telah memiliki Perhentian-perhentian Jalan Salib. Para biarawan
Fransiskan juga menuliskan lirik Stabat Mater, yang biasanya dinyanyikan saat Ibadat Jalan Salib, baik dalam bahasa aslinya,
yaitu bahasa Latin, maupun dalam bahasa setempat. Jumlah perhentian serta peristiwa-peristiwa Jalan Salib yang dikenangkan
bervariasi dari waktu ke waktu. Ke-14 peristiwa Jalan Salib yang sekarang ditetapkan oleh Paus Clement XII (1730-1740).
Baik kita melakukan Ibadat Jalan Salib seorang diri atau bersama-sama dengan umat lain, di dalam gereja atau pun di ke-14
perhentian di luar gereja, ibadat ini menjadikan kisah sengsara dan wafat Yesus terasa nyata dan hidup.
Lihat juga: Di Perhentian Jalan Salib Yesus...
Sumber : Ask a Franciscan by Father Pat McCloskey, O.F.M.; © 2001 St. Anthony Messenger Press.
Dikutip dari YESAYA: www.indocell.net/yesaya
http://www.gsn-soeki.com/wouw/
Easter Photo
Easter Song
Greeting e-Cards
Easter Egg
Free Greeting e-Cards:
|
|
|
Easter Articles:
Browse the web faster
Easter Short Stories
Christian Articles
Greeting e-Cards
|
|