|
Easter Short Stories
What is the meaning of Easter?
While the focus was once on Easter Sunday, now it is on the Easter Bunny. But Easter Sunday is much more than a day of colorful plastic eggs and chocolate bunnies; it is in fact a day that left the world forever changed.
It had been three days since Jesus had received the death penalty by popular vote. His friends and followers were devastated, as they had come to believe that He was not just an ordinary man, but the Son of God. He had performed miracles, healed every disease, and even brought a man back from the dead.
On that third day—the day we now celebrate as Easter Sunday—His friends went to His grave, but instead of finding His body, they found an open tomb with no body in it. In fact, what they saw was an angel who told them, “Don’t be afraid! I know you are looking for Jesus, who was crucified. He isn’t here! He has been raised from the dead, just as He said it would happen” (Matthew 28:5, 6).
Jesus rose from the dead on Easter Sunday; now He offers to you the gift of eternal life and forgiveness of sins. This is the true story of Easter, and this salvation is for you. GOD loves YOU!
Anda Mempercayai Paskah ?
http://www.pondokrenungan.com
http://www.gsn-soeki.com/wouw/
Edith Burns adalah seorang wanita Kristen yang luar biasa, dia tinggal di San Antonio. Edith Burns memiliki kebiasaan untuk
memperkenalkan dirinya sendiri kepada semua orang, dengan cara: "Halo, nama saya Edith Burns. Apakah anda mempercayai
Paskah?"
Kemudian dia akan menjelaskan arti Paskah pada orang yang ditemuinya, dan melalui dia banyak orang diselamatkan. Suatu ketika
Laporan Lab mengatakan bahwa Edith terkena kanker, dan tidak akan bertahan hidup lebih lama. Namun semua orang di tempat dia
dirawat, kagum dengan Edith kecuali Phyllis Cross, kepala perawat.
Suatu pagi dua perawat yang seharusnya menjaga Edith sakit sehingga terpaksa Phyllis Cross menggantikan mereka. Ketika dia
masuk kamar Edith, Edith memberikan senyum lebar dan berkata, "Phyllis, Tuhan mengasihimu, dan aku telah berdoa bagimu."
Phyllis menjawab, "Silakan hentikan doamu karena tidak ada gunanya bagiku." Edith menjawab, "Baiklah aku akan berdoa meminta
agar Tuhan tidak memanggilku sebelum kamu datang pada Tuhan." Phyllis Cross memotong, "Baiklah, kamu tidak akan pernah mati
karena hal itu tidak akan terjadi!" lalu dia meninggalkan ruangan. Sesudah peristiwa itu setiap kali Phyllis Cross melintasi
ruangannya, Edith selalu berkata, "Tuhan mengasihimu Phyllis dan saya mengasihimu, saya berdoa bagimu.
Suatu hari Phyllis Cross seperti ditarik magnet masuk ke ruangan Edith. "Saya sangat senang kamu mau datang, sebab Tuhan
berkata padaku bahwa ini merupakan hari khususmu", kata Edith. "Ya Edith, kamu bertanya pada setiap orang disini; Apakah anda
mempercayai Paskah? Tetapi kamu tidak pernah menanyakannya padaku." Edith menjawab, "Phyllis, sebenarnya saya ingin, tapi
Tuhan berkata padaku untuk menunggu sampai kamu meminta, dan sekarang kamu telah meminta." Edith Burns lalu mengambil
Alkitabnya dan berbagi dengan Phyllis Cross mengenai Paskah mulai dari kematian sampai kebangkitan Tuhan Yesus Kristus. Edith
bertanya, "Phyllis, percayakah kamu pada Paskah? Percayakah kamu bahwa Tuhan Yesus hidup dan Dia ingin tinggal di dalam
hatimu?" Phyllis Cross berkata, "Saya percaya dengan segenap hati saya, dan saya menginginkan Yesus tinggal dalam hidup
saya." Kemudian Phyllis Cross berdoa dan mengundang Yesus Kristus masuk dalam hatinya.
Pada hari minggu Paskah, Phyllis Cross datang ke rumah sakit. Dia ingin mengunjungi Edith, memberikan bunga Lili serta
mengucapkan selamat Paskah. Namun terlambat, Edith telah terbaring tanpa nyawa. Alkitab hitam ada di pangkuannya. Tangan
Kirinya ada diatas Yoh.14: "Dalam rumah Bapaku banyaklah tempat. Aku pergi ke sana untuk menyediakan tempat bagimu, Aku akan
datang lagi dan membawa kamu ke tempatKu, supaya dimana Aku berada kamupun berada." Tangan kanannya ada dalam Wahyu 21:4,
"Dan Ia akan menghapus segala air mata dari mata mereka dan maut tidak akan ada lagi; tidak akan ada perkabungan, atau ratap
tangis, atau dukacita, sebab segala sesuatu yang lama itu telah berlalu." Ada senyum manis di wajahnya. Phyllis Cross menatap
tubuh Edith, dan mengangkat wajahnya ke atas, dan air matanya mengalir di pipinya, dan dia berkata "Selamat Paskah Edith!"
Phyllis Cross meninggalkan Edith dan berjalan keluar, saat bertemu dengan dua siswa perawat, ia berkata, "Halo, nama saya
Phyllis Cross. Apakah kamu percaya pada Paskah?"
Easter Photo
Easter Song
Greeting e-Cards
Easter Egg
Free Greeting e-Cards:
|
|
|
Easter Articles:
Browse the web faster
Easter Short Stories
Christian Articles
Greeting e-Cards
|
|